Kenapa Harus Ada Ramadhan ?

“Emm… ternyata persiapan kita menyambut Ramadhan kalah sama TV-TV di Indonesia” . Hem.. aku berfikir, merasa dan pengen ketawa sekaligus malu. Halah.. masih punya malu..? ”Punya lah.. !” sautku sewot yang berarti dua kali malu.

Ramadhan di Indonesia memang menjadi Unik. Walaupun aku belum pernah menikmati TV-TV negara Islam lainnnya, aku yakin kalau Indonesia adalah negeri dengan acara TV Ramadhan paling rame. Paling tidak ada 10 Stasiun TV Nasional, ditambah TV-TV Lokal. Islam dalam kemasan ’Funky’ pun kemudian menjamur dan menjadi pilihan-pilihan untuk dinikmati. Dan Ramadhan menjadi semarak. Mau saur ada teman, dulu Eko sama Ulva, sempat ada Komeng, Sempat ada Parto, Miing atau Olga dan juga ada Trio Bajaj dalam Para Mencari Tuhan. Hem…. Ramadhan ternyata membawa berkah sangat besar di Indonesia. Bagi selebritis, pelawak dan Stasiun TV Ramadhan seakan menjadi mata air uang yang tiada henti. 24 jam.

Di Mall Mall juga tak kalah sigap berbenah. Mbak-mbak di sana sudah berubah menjadi berjilbab. Hiasan-hiasan di dinding, di Plaza juga sudah ’beraroma’ Ramadhan. Spanduk-spanduk di jalan juga tak kalah sigap. Ucapan-ucapan selamat menunaikan ibadah puasa juga bertebaran dimana mana. Dan tahun ini Indonesia bertambah…. ucapan selamat, leaflet, spanduk atau selebaran jadwal puasa bergambar foto-foto Calon Legislatif.

Yah… Ramadhan di negeri berpenduduk Muslim terbesar ini memang berbeda. Seakan Ramadhan menjadi milik semua, semua penduduk negeri ini. Dan… mungkin secara politik moment Ramadhan yg semarak ini menjadi alat perekat persatuan bangsa ini. Walaupun aku khawatir.. lagi-lagi baru berhenti pada kesepakatan simbolik saja.

Btw.. Ramadhan kali ini sudah siap apa saja…?

He..bener deh.. kalah sama TV-TV dan Mall Mall….

Mereka sudah siap dengan paket Ramadhan…


About this entry